Dugaan Penyelewengan Rastra Banjarsari Sampai ke Kuping DPRD

Istimewa

BEKASI, Suara Minang – Dugaan terjadinya penyelewengan beras sejahtera (rastra) di Desa Banjarsari Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi sampai ke telinga anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Pihak-pihak yang diduga bermain memperjualbelikan rastra sepantasnya mendapat ganjaran yang setimpal.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H Daris mengatakan, warga desa harus berani melaporkan jika masyarakat sudah tahu adanya dugaan penyelewengan rastra sebagaimana mencuat di tengah masyarakat Desa Banjarsari tersebut, agar kasus seperti itu bisa diselesaikan dan pelaku diberi hukuman yang setimpal.
“Jika memang ada temuan dugaan penyelewengan rastra (Banjarsari), laporkan ke Kejaksaan. Jangan didiamkan saja, ini bantuan terhadap rakyat yang kurang mampu, bukan untuk diperjualbelikan,” kata H Daris dalam pecakapan dengan tim Koran Suara Minang dan Bela Negara News di kantornya di Kawasan Delta Mas, Cikarang Kabupaten Bekasi, baru-baru ini.
Menurut H Daris penyalahgunaan wewenang sehingga terjadi penyelewengan rastra oleh oknum kades di Banjarsari tersebut termasuk perbuatan yang menyengsarakan rakyat. Sementara rastra tujuannya untuk membantu rakyat yang kurang mampu.
“Orang seperti ini (terduga penyelewengan) tidak bisa diampuni lagi mestinya mendapat hukuman, namun harus diakui mungkin bis terjadi kekeliruan tetapi orang itu (yang keliru) sebenarnya tidak jahat maka hal seperti ini harus pula diperhatikan,” kata H Daris.
Dari investigasi Koran Suara Minang dan Bela Negara News dI Desa Banjarsari Kecamatan Sukatani, warga Desa Banjarsari banyak mengeluhkan tidak mendapat jatah beras sejahtera (rastra) yang seharusnya dibagikan secara gratis.
Seorang dari warga Desa Banjarsari Sukandi mengungkapkan, dia tidak pernah menerima bantuan beras gratis rastra selama adanya rastra di desa tersebut. Padahal, dia adalah salah seorang warga yang berhak menerima rastra berhubung kondisi ekonominya, sehingga dia adalah salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM).
“Selama ini saya tidak pernah menerima rastra, saya tidak tahu kenapa saya tidak dikasih rastra padahal orang lain yang rumahnya bagus malahan menerima rastra,” kata dia.
Disebutkan, setiap bulan sejak Agustus 2018 Desa Banjarsari menerima rastra sebanyak 1.050 karung dan per karung berisi sebanyak 10 kg. Sedangkan sepajang 2018 lalu rastra datang ke desa ini selama tiga bulan berturut-turut yakni Agustus, September dan Oktober, atau kata dia selama tiga bulan itu rastra 30.150 kg.
Berkembang isu di desa yang terdiri dari 3 dusun dan 11 kampung itu bahwa rastra dijual di antaranya kepada seseorang di Kampung Triti sebanyak 4,5 kwintal. Sementara sisa lainnya dijual kepada pedagang di pasar lain di Bekasi.
Mencuatnya dugaan penyelewengan rastra di Desa Banjarsari diawali adanya laporan dari Sanan, seorang mantan Kaur Desa yang mempunyai data mengenai rastra di desa tersebut. Dia melaporkan hak itu ke Kejaksaan Kabupaten Bekasi.
Namun, menurut warga data tersebut dibuat jadi “nyanyian’ oleh Sanan, sehingga dia diminta untuk mencabut berkas laporannya di Kejaksaan dan diberi dana sebesar Rp 70 juta yang digunakan, yakni sebanyak Rp 50 juta untuk mencabut berkas dan sisa Rp 20 juta buat operasional dirinya sendiri.
“Sanan melaporkan dugaan penyelewengan rastra ini pada bulan Oktober ke Kejaksaan Bekasi, tapi kemudian hilang begitu saja setelah Sanan dikasih uang Rp 70 juta itu, yang digunakan sebanyak Rp 50 juta untuk mencabut berkas laporan dan sisanya buat dia,” kata seorang warga Desa yang enggan disebut namanya.
Dalam penelurusan yang dilakukan ke kantor Desa Banjarsari, Kepala Desa Eri Ekadarmadi pada siang itu dikatakan stafnya sedang berada di luar. Dihubungi langsung ketika itu ke nomor telepon genggam yang diberikan stafnya, nomor tersebut tidak aktif. Berkali-kali kemudian dihubungi nomor Kades Eri juga tidak aktif.
“Nomornya hanya itu pak,” kata staf tersebut. tim

Pemerintah Prediksi Hingga 2024 Pertumbuhan Ekonomi Bisa Diatas 6 Persen

JAKARTA, Suara Minang – Pemerintah memprediksi pertumbuhan eknomi nasional dalam kurun lima tahun ke depan atau hingga 2024, bisa di atas 6 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam  rangkaian acara Pertemuan Tahunan World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos-Swiss, hari kedua (22/1), pencapaian pertumbuhan demikian terkait berbagai kebijakan afirmatif sebagai pilar utama transformasi ekonomi nasional yang dilakukan Presiden Jokowi.

”Hal tersebut (berbagai kebijakan afirmatif Presiden) diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia diatas 6% dalam kurun waktu 2020-2024,” kata Airlangga Hartarto.

Pada kesempatan itu, Airlangga menyampaikan tentang strategi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas nasional dan nilai ekspor Indonesia. Dikatakan melalui siaran pers Kemenko Perekonomian yang diterima sore ini, di tengah kondisi perekonomian global yang diprediksi mengalami pelambatan, Indonesia menunjukkan performa positif. Pada 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi dapat mencapai 5,3% dengan tingkat inflasi yang terkendali.

”Dengan modalitas yang dimiliki serta pelaksanaan economic transformation, kita percaya diri bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan positif di tengah kondisi perekonomian global yang menghadapi ketidakpastian (uncertainty),” ujarnya saat menjadi panelis pada sesi “Government’s Strategy: Advancing Nation’s Productivity and Export” yang diselenggarakan di Indonesia Pavilion.

Saat ini, ungkap Airlangga, pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang melakukan berbagai kebijakan afirmatif sebagai pilar utama transformasi ekonomi nasional. Mulai dari simplifikasi peraturan nasional melalui Omnibus Law (khususnya RUU Cipta Lapangan Kerja dan RUU Perpajakan) hingga berbagai kebijakan yang fokus pada peningkatan investasi di sektor industri yang memberikan nilai tambah tinggi (high value-added industri).

Selanjutnya, bertempat di Davos Congress Centre, Menko Airlangga bersama Menko Kemaritiman dan Investasi, Menteri Perindustrian, Menteri Komunikasi dan Informasi, serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menghadiri forum ”Multilateral Meeting on WEF ASEAN Summit 2020”.

Dalam forum yang diikuti oleh sejumlah pengusaha nasional dan pejabat WEF tersebut, dibahas mengenai rencana pelaksanaan pertemuan WEF on ASEAN pada bulan Juli 2020 dimana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.

Dia berharap, WEF on ASEAN Summit ini dapat menjadi sarana tukar gagasan terkait beberapa topik yang penting bagi perkembangan kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik seperti, pembangunan infrastruktur, konektivitas, pengembangan industri, dan pelestarian lingkungan.

Pembahasan terkait keuangan inklusif (inclusive finance) tidak luput dari topik yang disampaikan Menko Perekonomian dalam forum WEF ini. Dalam pertemuannya dengan Presiden VISA dan Ratu Maxima dari Belanda sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif, Ia berbagi kisah mengenai perkembangan keuangan inklusif di Indonesia.

Airlangga menyambut positif rencana keberlanjutan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Ratu Maxima dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia, khususnya melalui berbagai skema yang dapat menyertakan kelompok masyarakat yang berada di lapisan bawah (bottom of the pyramid).

Agenda hari kedua Menko Perekonomian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral untuk membahas peluang kerja sama ekonomi dengan ATKearney Global, Prudential, Menteri UKM dan Startup Korea Selatan, serta ArcelorMittal. Pada kesempatan itu, kesenian Indonesia tampil berupa atraksi tarian dan gamelan yang dimainkan oleh warga Swiss yang dibina oleh KBRI Bern bertempat di Hotel Morosani Schweizerhof, ”Indonesia Night” menjadi penutup agenda Menko Airlangga Kamis ini. (nyiak)

 

Konsisten Dukung Penuh Maymuspi, H Arisal Aziz Tegaskan Tak Maju Pilkada 2020

PIAMAN, Suara Minang – Pengusaha sukses dibidang logistik asal V Koto Kampung Dalam Padang Pariaman H. Arisal Aziz menyampaikan perihal dirinya tidak ada niat untuk maju ke pemilihan kepala daerah (pilkada) Padang Pariaman 2020 dan menyatakan kembali bahwa dirinya konsisten mendukung penuh Balonbup Maymuspi (Epi Karuik).

“Katakan pada yang bersangkutan atau siapa saja yang menggadang-gadang bahwa saya mau maju dalam pilkada (Padang Pariaman 2020), itu tidak benar. Ambo tegaskan, tidak ada niat untuk ikut pilkada,” tegas Arisal Aziz yang disampaikannya langsung kepada balonbup AKBP Maymuspi, SE MM Panungkek Dt Maruhun Sati Rabu (22/1/20).

Pada kesempatan itu H Arisal Aziz juga menyampaikan kembali bahwa dirinya konsisten memberikan dukungannya secara penuh pada Maymuspi. Meski dalam perkembangan terakhir berkembang isu dukungan itu agak sedikit kendor namun semua itu hanya tiupan angin yang tidak jelas.

“Ambo panuah mandukuang ajo, jan ragu juo ajo ka ambo. Pasan ambo tetapkanlah partai tu,” tegas H Arisal.

Diketahui, diberbagai grup media sosial, heboh sekali tentang pengusaha yang telah mengembangkan sayap hingga ke negeri tetangga akan ambil bagian dalam pilkada serentak Padang Pariaman tahun ini.

Jadi, kembali ambo tegaskan, mulai detik ini jangan katakan lagi ambo maju pilkada,” ujarnya kepada Maymuspi.

Sebelumnya, Bos Indah Cargo H Arisal Aziz dalam suatu kesempatan di Los Kambung Pasar Kampung Dalam sudah menyatakan dukungan penuh pada Maymuspi alias Epi Karuik. Bahkan seperti dapat dibaca kembali pada berita Suara Minang edisi 25 September 2019, Dukungan Penuh Bos Indah Cargo Pompa Spirit Epi Karuik Hadapi Pilkada Piaman 2020.

Pimpinan Perusahaan Logistik Indah Cargo itu melihat perkembangan di tengah masyarakat di Padang Pariaman (Piaman) yang memberikan dukungan kuat pada Epi Karuik atau lengkapnya Kompol Maymuspi, SE.MM Panungkek Datuak Maruhun Basa.

“Sebagai insan sekampung saya sangat menginginkan Ajo Epi menjadi Bupati (Padang Pariaman). Saya siap mendukung 100 persen,” kata H Sal, sapaan akrab H Arisal yang sengaja pulang kampung bertemu Epi Karuik memberi semangat dengan memberikan dukungan penuh agar Ketua PSSI Padang Pariaman ini sukses dan menjadi Bupati Padang Pariaman 2020-2025.

“Setelah memantau dan mendengar perkembangan pilkada di kampuang awak (Padang Pariaman), saya mendukung sepenuhnya Ajo Epi Karuik maju menjadi Calon Bupati,” kata dia. (Inyiak)

Maymuspi (Epi karuik): Momentum Maulud Nabi bagi Pembangunan Daerah

PIAMAN, Suara Minang – Maulud Nabi Muhammad Saw yang setiap tahun diselenggarakan di daerah awak, Padang Pariaman (Piaman Laweh) cukup meriah karena mendapat perhatian dari masyarakat dan unsur lainnya. Kegiatan keagamaan ini adalah memontem yang dapat mendorong pengembangan daerah ke depan bahkan membawa Padang Pariaman pada posisi terdepan dalam pembagunan di wilayah ini.

Rangkuman pendapat Maymuspi, selengkapnya Kompol Maymuspi, SE MM, Panungkek Dt Maruhun Sati dalam diskusi bersama Suara Minang di Jakarta beberapa waktu lalu. Dari Piaman, Maymuspi yang menghadiri maulud Nabi di berbagai tempat mengatakan, momentum maulud Nabi ini dapat dijadikan landasan pijak bagi kekuatan masyarakat untuk membangun daerah.

“Kekuatan masyarakat ini jika digunakan untuk pembangunan sangat dahsyat, daerah kita akan bangkit baik di berbagai sektor terutama di sini dapat dilihat dari segi ekonomi masyarakat yang rata-rata di sektor usaha kecil menengah,” kata Mamuspi balon bupati yang tengah mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk partai politik yang akan membawanya ke Kursi Piaman-1.

Dia yang selalu hadir dalam acara maulud Nabi di Padang Pariaman (Piaman) membeberkan, maulud Nabi yang dilakukan oleh masyarakat di dalamnya terkandung nilai-nilai gotong royong yaitu dalam membuat lamang dan sebagainya, nilai-nilai ekonomi yaitu adanya biaya yang harus diatasi, termasuk memanggil tuangku dari berbagai daerah. Untuik memenuhi itu, semua pihak terkait saling mendukung dan bahu membahu antara anak, kemenakan, mamak, kaum ibu dan hasilnya seluruh rangkaian kegiatan seremonial keagamaan yaitu memperingati lahirnya Nabi Muhammad Saw dapat terlaksana sampai selesai.

“Begitu pula dalam pembangunan, apabila seluruh unsur baik anak, kemenakan, mamak, cadiak pandai, alim ulama dan lainnya saling mendukung saya yakin, pembangunan Padang Pariaman akan dapat dilaksanakan sebagaimana diharapkan. Padang Pariaman akan menjadi nomor satu di Sumatera Barat. Yakinlah itu, Insya Allah kita dapat melaksanakannya untuk Padang Pariaman lebih baik ke depan dari berbagai sisi, tidak hanya ekonomi tapi juga kembali hidup ba nagari dan ba surau akan sesuai dengan keinginan kita,” ungkap Maymuspi.

Melihat kondisi masyarakat, ujarnya ada keyakinan bahwa kemajuan dalam arti terciptanya kesejahteraaan bagi masyarakat ke depan akan dapat diraih sepanjang memang nilai-nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung dalam maulud Nabi bisa diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

“Hal ini yang perlu diperhatikan, menerapkan nilai-nilai maulud Nabi di tengah masyarakat baik dalam kehidupan sehari-hari apalagi, dalam pembangunan untuk mencapai kesejahteraan kita bersama. Nilai-nilai maulud Nabi ini yang sudah tertanam dalam jiwa masyarakat kita perlu dipupuk untuk pembangunan,” terang Epi Karuik. (Inyiak)

Surat Al Quran Bacaan Rasulullah Saw Saat Shalat Sunah Fajar

Tausiyah Singkat Lima Menit (TASLIM)

Oleh: Yobana Samial
Lembaga Surau Indonesia

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

Rasulullah Saw sangat menjaga dua raka’at shalat sunah fajar, karena keutamaannya, sebagaimana dari Aisyah Ra, dari Nabi Saw beliau bersabda: “Dua raka’at fajar lebih baik dari pada dunia dan seisinya.” (HR Muslim: 725).

Hadits di atas menjelaskan dasyatnya keutamaan shalat sunah fajar, sehingga timbul keingintahuan kita, yaitu surat Al Qur’an apakah yang dibaca Rasulullah Saw? Beberapa hadits menjelaskan bahwa pada shalat fajar Rasulullah lebih sering membaca surat Al Ikhlas dan Al Kafirun. Sebagaimana dari Abu Hurairah Ra, bahwasanya Rasulullah Saw membaca Qul yaa ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun) dan Qul huwallaahu ahad (surat Al Ikhlas) saat dua raka’at fajar.” (HR Muslim: 726).

Namun, dalam hadits lain disebutkan bahwasanya sekali-kali beliau membaca bagian (ayat) dari surat Al Baqarah dan Ali Imran.
Hadits di atas menjelaskan tentang keutamaan membaca surat Al Kafirun dan Al Ikhlas.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.
(Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya oleh Imam An-Nawawi, hal: 687-688, Penerbit: Ummul Qura).

Penekanan Dua Raka’at Sunah Shubuh

Tausiyah Singkat Lima Menit (TASLIM)

Oleh: Yobana Samial
(Lembaga Surau Indonesia)

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

Dari Aisyah Ra., bahwa Nabi Saw. tidak pernah meninggalkan shalat sunah empat raka’at sebelum Zhuhur dan dua raka’at sebelum shalat Shubuh.” (HR. Bukhari: 1182).

Hadits ini menjelaskan, bahwa Rasulullah Saw sangat menjaga dua raka’at sebelum shalat shubuh, sebagaimana dari Aisyah Ra, ia berkata: “Tidak ada shalat sunah yang lebih Nabi Saw jaga dari pada dua raka’at Fajar.”
(Muttafaq ‘Alaih).

Ada apa dengan dua raka’at shalat sunah Fajar itu? Karena besarnya pahala dari shalat Fajar itu, sebagaimana dari Aisyah Ra., dari Nabi Saw. beliau bersabda: “Dua raka’at Fajar lebih baik dari pada dunia dan seisinya.” (HR Muslim: 725).

Dalam riwayat lain disebutkan: “Kedua raka’at itu lebih aku sukai dari pada dunia seluruhnya.”

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.
(Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya, Karangan Imam An-Nawawi, hal: 685-686, Penerbit: Ummul Qura).