SUARA MINANG - Hari ini: Minggu, 16 Februari 2020

Menu

Jangan Tahan Harta, Apabila Sudah Berlebih

  Dibaca : 45 kali
Jangan Tahan Harta, Apabila Sudah Berlebih

Pengasuh:  H. Yobana Samial, SH

Taushiyah Singkat Lima menit (taslim), adalah rubrik dakwah yang diasuh Yobana Samial, yang akan selalu hadir Bersama pembaca. Selamat mengikuti !

*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم*

*اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ   وَبَـرَكَاتُـهُ*  

Menafkahkan harta adalah baik dan menahannya adalah buruk, apabila berlebih. Apakah keburukannya ? Tentu, akan dibenci oleh Allah dan manusia. Khusus bagi manusia akan mencelanya, apalagi ada yang memintanya, baik karena terpaksa maupun tidak.

Dari Abu Umamah Shudayy bin Ajlan Ra., ia berkata : “Rasulullah saw bersabda, “Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menafkahkan kelebihan hartamu, maka itu baik bagimu.Dan jika engkau menahannya, maka itu buruk bagimu. Engkau tidak dicela jika berada diatas kecukupan. Mulailah (bersedekah) kepada orang kamu tanggung. Tangan yang di atas lebih baik dari pada tangan yang dibawah.” (HR. Muslim).

Bagaimana kalau memang tidak ada yang diminta itu? Dimata Allah tentu tidak ada masalah, karena ia Maha Mengetahui. Namun,  dimata manusia, akan menjadi masalah, yaitu CELAAN kikir, karena ia memandang orang yang diminta pasti berpunya (tidak mungkin tidak ada). Kenapa demikian ? Karena, pandangan manusia terbatas dan karena kebodohannya dari ilmu agama. Bagaimana menghadapi sikap demikian? Tentu, selalulah menafkahkan harta bila berlebih, agar tidak dipandang kikir (celaan). Tentu, ketika ada permintaan dan mengatakan tidak ada, orang meminta akan menjadi paham. Insyaao Allah tidak akan ada celaan.

Bagaimana kalau celaan itu tetap ada walaupun sebelum selalu memberi? Bersabarlah, Allah orang sabar dan do’akan agar ia keluar dari masalahnya dan kebodohannya.

Nah, bagi Peminta yang tidak mendapatkan apa-apa, janganlah mencela dan berburuk bersama sangka. Sesungguhnya, buruk sangka itu dosa besar. Do’akan orang yang diminta itu banyak rejeki ke depannya.

Demikian, mudah-mudahan bermanfa’at, aamiin.

(Lembaga Surau Indonesia).

Editor:

Warning: array_merge(): Argument #2 is not an array in /home/suaramin/public_html/wp-content/themes/khobar/inc/theme-actions.php on line 357
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional