SUARA MINANG - Hari ini: Jum'at, 27 Maret 2020

Menu

Bundo Kandung, Vast Piaman Fest, Malacuik Sikudo Bendi Mendunia

  Dibaca : 53 kali
Bundo Kandung, Vast Piaman Fest, Malacuik Sikudo Bendi Mendunia

JAKARTA, Suara Minang – Vast Piaman Fest atau Festival Kuliner Piaman telah berlalu. Kegiatan dengan semangat menduniakan budaya Piaman sangat menggebu yang spiritnya tersumbul dari Ketua Bidang Pendidikan Seni Adat dan Budaya DPP PKDP Sastri Yunarti Bakri dengan dukungan segenab elite Piaman di ibukota dan daerah.

Dalam rapat pleno DPP PKDP di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya manusia (BPSDM) Kemendagri di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/19), Hj Sastri Yunarti Bakri membeberkan upaya menduniakan atau go international sala lauak piaman dan produk budaya lainnya yang kiprahnya muncul dari Festival Budaya Piaman di Blok M, Jakarta Selatan.

Sastri menyampaikan, pihaknya melakukan berbagai upaya agar budaya Piaman yang tercermin dari berbagai produk kuliner tersebut di antaranya sala lauak berikut bukunya kini tengah dipersiapkan agar produk budaya pantai, ini bisa menyebar di seluruh dunia.

“Berbagai upaya dilakukan, saya melakukan lobby luar biasa untuk kegiatan ini. Pak Gubernur atau isterinya yang sudah janji, tidak datang, namun Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan) datang diwakili Wako Jakarta Selatan. Gubernur (Anies aswedan) luar biasa mempublis di istagramnya.  Gubernur Sumbar tidak sepatah kata  pun (berkomentar),” papar Sastri.

Yang juga menjadi perhatian, tambahnya kehadiran isteri Gubernur Sumbar yang sudah disepakati hari kedatangannya dengan menyesuaikan Hari-H Vast Piaman Fest.

“Ibu gubernur (Sumbar) juga berjanji,  tapi tidak hadir hanya karena alasan pisah sambut Kepala Dinas Pendidikan. Padahal, waktu sudah disepakati,” cetusnya.

Beberapa elite Sumbar dan pusat yang hadir di antaranya Fadlizon, Wabup Padang Pariaman, Prof Fekon Unand Padang Fashbir Noor Sidin, Direktur MDN Burmalis Ilyas, TA DPR RI Fresca Syafitri dan beberapa tokoh Minang dan Piaman lainnya. Juga ada isteri-isteri duta besar negara sahabat di antaranya Palestin,  dan Azarbeijan.

“Mereka bincang-bincang dalam ota lapau, rencananya hasil ota lapau akan kita bukukan dalam dua versi bahasa (Indonesia dan Inggeris),” tuturnya.

Terkait peserta, dikatakan ikut bergabung sebagai tenan sebanyak 65 buah. Dari kalangan pengusaha ada kuliner Kubang, Gadih Minang, sate budi, nasi kapau dan beberapa lainnya. Kegiatan budaya yang terselenggara ini mendapat perhatian.

“Kita tak menduga, kita sarat dengan kegiatan tradisi,  seperti ulu ambek, peragaan busana yang dihadiri dari beberapa hotel yakni, Horizon Banten,  dan Rensa hingga berbagai kuliner khas Piaman. Banyak lagi, semuanya memberi semangat untuk kegiatan selanjutnya,” tutur Sastri.

Khusus makanan khas Piaman yakni, sala lauak mendapat perhatian khusus untuk mendunia. “Kita ingin membuat sala lauak menjadi icon kuliner Piaman yang mendunia, sudah dibincangkan dan akan dibuat bukunya,” imbuh Sastri.

Harus diakui, pada waktu yang singkat sore itu tidak semua bisa disampaikan. Bundo Kandung juga tidak kalah dengan program yang mempersiapkan kaum emak-emak ini menjadi wanita tradisional dengan kesiapan menghadapi milenial.

“Bundo kanduang adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kita menyiapkan program public speaking,  agar bundo kanduang bisa tampil di masa kini,” ujar Ketua Bidang Bundo Kanduang Nuraini Zaini Sikumbang pada kesempatan singkat itu.

Selain itu, diakhir buka puasa, sempat disampaikan mengenai Bea Siswa Piaman oleh ketua Prof Musril Zahari, yang akan dilanjutkan di masa kepengurusan 2018-2013, dan penetapakan ketua pelaksana hala bi halal DPP PKDP setelah lebaran idul fitri 1440 hijriyah dipercayakan Ketum pada Wakil Bendahara Umum Nova Lelyyarni ST. nyik

 

Editor:

Warning: array_merge(): Argument #2 is not an array in /home/suaramin/public_html/wp-content/themes/khobar/inc/theme-actions.php on line 357
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional