SUARA MINANG - Hari ini: Kamis, 13 Februari 2020

Menu

Disunahkan Mengangkat Seorang Pemimpin Ketika Bersafar

  Dibaca : 19 kali
Disunahkan Mengangkat Seorang Pemimpin Ketika Bersafar

Oleh: Yobana Samial
Lembaga Surau Indonesia

*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم*
*اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ*

Dari Abu Said dan Abu Hurairah Ra, mereka berkata: “Rasulullah Saw bersabda:

“Jika ada tiga orang yang bepergian, maka hendaklah mengangkat salah seorang di antara mereka untuk menjadi pemimpin.” (HR Abu Dawud:2608).

Hadits di atas menunjukkan, apabila tiga orang atau lebih bepergian minimal sejauh 80 Km (Pendapat Jumhur Ulama), maka kita disunahkan (dianjurkan) untuk mengangkat seorang di antaranya sebagai pemimpin dalam rombongan (kafilah) itu.

Apakah perlu (tujuan) mengangkat seseorang di antara rombongan bepergian sebagai pemimpin? Tentu, apabila ada persoalan dalam bersafar, maka pemimpin lah yang memimpinnya (menghadapinya).

Siapakah yang pantas diangkat sebagai pemimpin itu? Tentu, orang yang paling pantas adalah orang yang paling bijaksana sehingga semua persoalan dapat diselesaikannya, yaitu mendatangkan kemashlahatan dan mencegah kerusakan.

Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya, Karangan Imam An-Nawawi, hal:612, Penerbit: Ummul Qura.

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional