SUARA MINANG - Hari ini: Rabu, 25 Maret 2020

Menu

Urang Tuo IKUS H Khaidir: IKUS Tetap Jaga Persatuan Kompak dengan Program untuk Kemajuan Bersama

  Dibaca : 13 kali
Urang Tuo IKUS H Khaidir: IKUS Tetap Jaga Persatuan Kompak dengan Program untuk Kemajuan Bersama
Pengurus Ketua IKUS Kota Bekasi (kiri ke kanan), Ust. Makmur, Danil Musliadi, urang tuo H Khaidir, dan anggota dalam bincang santai di Kompleks Masjid Syekh Burhanuddin

KOTA BEKASI, Suara Minang – Ikatan Keluarga Ulakan dan Sekitarnya (IKUS) sebagai salah satu paguyuban masyarakat Minangkabau di rantau yang eksis dengan segala kegiatannya hingga saat ini tetap solid meskipun belakangan pernah mengemuka terjadinya kesalahpahaman diantara pengurus.

Urang tuo IKUS Kota Bekasi H Khaidir Khalik mengingatkan agar IKUS selalu menjaga persatuan dan solid dengan program yang telah dipersiapkan untuk pengembangan organisasi di antaranya merenovasi masjid, aula dan membeli tanah pekuburan atau pemakaman.

Dalam berorganisasi, ucap H Khaidir biasa terjadi perbedaan pendapat dan dengan adanya perbedaan itu akan muncul sesuatu yang baru seperti halnya dengan IKUS yang belakangan dihebohkan dengan gonjang ganjing kepengurusan. Namun, riak-riak itu hal biasa dan IKUS maju dengan program-program yang telah dipersiapkan.

“Memang saya akui beberapa waktu belakangan pernah terjadi salah paham diantara pengurus setelah serah terima jabatan antara pengurus lama dan pengurus baru tetapi, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Beda pendapat itu biasa bagi kita orang Minang tetapi tidak sampai menimbulkan gejolak dan perpecahan. Ibarat  pepatah awak, cabiak-cabiak bulu ayam artinya beda pendapat kita itu kadang seperti orang bertengkar tetapi tidak demikian halnya. Justru perbedaan yang tinggi itu akan memperkuat kita dalam berpendapat,” kata urang tuo H Khaidir Khalik dalam suatu pembicaraan dirinya bersama pengurus IKUS diantaranya, Danil Musliadi, Ustadz Makmur dan beberapa orang pengurus IKUS lainnya di Sekretariat IKUS Kompleks Masjid Syech Burhanuddin, Kota Bekasi belum lama ini.

Dalam perbicangan ringan itu mengemuka isu bagaimana organisasi IKUS ke depan agar selalu solid  dan kuat serta bertambah besar termasuk dari segi keanggotaannya. Dari sisi fasilitas, disebutkan bahwa ada bangunan di kompleks Masjid Syekh Burhanuddin yang harus diperbaiki atau direnovasi.

“Terutama tentang Aula yang perlu diperbaiki agar lebih layak untuk digunakan oleh organisasi, anggota dan juga masyarakat umum yang mengadakan acara di Aula IKUS ini,” ujarnya.

Kemudian, tambahnya IKUS kini tengah mempersiapkan tanah untuk pemakaman, yang sudah menjadi program organisasi sejak lama. “Tanah kuburan bisa kita beli supaya keluarga IKUS yang meninggal bisa dikuburkan di lahan pemakaman yang sudah kita miliki,” ujarnya.

Sementara terkait dengan masalah yang sempat muncul disebut terjadi antara pengurus dibawah kepemimpinan Danil Musliadi dan urang tuo H Khaidir Khalik, hal itu sudah selesai karena kesalahpahaman terjadinya perbedaan pendapat diantara mereka.

“Tidak  ada pertikaian di antara kami pengurus baru dengan urang tuo, juga dengan pihak lain. Semua adalah dinamika dalam berpendapat yang dapat diselesaikan sebagaimana urang awak menyatakan, tidak ada karuah nan indak ka janiah, dan kusuik indak ka salasai. Semua perbedaan dapat diselesaikan dengan kepala dingin,” kata Danil bersama pengurus lainnya.

Hal sama dikemukakan Ustadz Makmur bahwa perbedaan pendapat dalam menghadapi permasalahan di organisasi menjadi biasa. “Tidak mungkin tidak akan ada perbedaan dan itu pula ciri urang awak, berbeda pendapat tetapi perbedaan itu untuk satu tujuan pendapat yakni untuk kemajuan organisasi,” kata Makmur.

Urang tuo H Khaidir menyatakan sekarang IKUS fokus pada kegiatan-kegiatan yang sudah dipersiapkan tersebut. “Mari kita bersama-sama membangun organisasi menjaga persatuan untuk kemajuan kita semua,” pesannya. (nyiak)

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional