SUARA MINANG - Hari ini: Selasa, 31 Maret 2020

Menu

Melakukan Azan Ketika Shalat Seorang Diri

  Dibaca : 15 kali
Melakukan Azan Ketika Shalat Seorang Diri

Tausiyah Singkat Lima Menit (TASLIM)

Oleh: Yobana Samial
(Lembaga Surau Indonesia)

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

Ketika shalat sendiri, tidak banyak orang lebih dahulu melakukan azan dan iqomah. Malahan, saat shalat sendiri disunnahkan azan dan iqomah dengan mengeraskan suaranya.

Bagaimana dengan seorang diri saat berada di tengah hutan? Walaupun sendiri di tengah hutan, sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Sha’sha’ah, bahwasanya Abu Said Al Khudri Ra, berkata kepadanya.

“Aku lihat kamu suka kambing dan lembah (pengembalaan). Jika kamu sedang mengembala kambingmu atau berada di lembah, lalu kamu mengumandangkan azan untuk shalat, maka keraskanlah suaramu. Karena tidak ada yang mendengar suara muadzin, baik manusia, jin, ataupun, kecuali akan menjadi saksinya pada hari Kiamat,” Abu Said berkata: “Aku mendengar dari Rasulullah Saw.” ( HR Bukhari:609).

Riwayat lain dari Abu Dawud dari Abu Hurairah Ra: “Muazin diampuni dosanya sejauh suara azannya, dan semua makhluk hidup dan benda mati akan menjadi saksi baginya.”

Rahasia kesaksian pada hadits di atas, yang mana kesaksian itu berada disisi Zat Yang Maha Mengetahui segala perkara ghaib dan nyata, adalah terkenalnya orang yang diberi kesaksian kelak pada hari kiamat dengan kemulian dan ketinggian derajatnya.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.

(Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya, Karangan Imam An-Nawawi, hal:656, Penerbit: Ummul Qura).

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional