Perbandingan Syaf Pertama dan Syaf Akhir

Tausiyah Singkat Lima Menit (TASLIM)

Oleh: Yobana Samial
(Lembaga Surau Indonesia)

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

Dari Abu Hurairah Ra, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Sebaik-baiknya shaf laki-laki adalah shaf yang pertama dan sejelek-jeleknya adalah shaf yang terakhir. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang terakhir dan sejelek-jeleknya adalah shaf yang pertama.” (HR Muslim: 440).

Hadits ini menjelaslan, bahwa:
— Laki-laki:
Sebaik-baiknya shaf laki-laki adalah shaf pertama. Kenapa demikian? Karena, mereka yang bisa berada pada shaf pertama bersegera mendapatkan keutamaan, yaitu keagungan pahala dari Allah swt. Sebaliknya, sejelek-jeleknya bagi laki-laki adalah shaf terakhir. Kenapa demikian? Karena, mereka lambat, sehingga tidak mendapatkan keagungan pahala dari Allah SWT.

— Perempuan:
Sebaik-baiknya shaf wanita adalah yang terakhir. Kenapa demikian? Karena, tempat paling jauh dari kaum lelaki, sehingga dimungkinkan tidak (jauh) munculnya fitnah. Sebaliknya, sejelek-jeleknya shaf bagi perempuan adalah shaf pertama. Kenapa demikian? Karena, dekat dengan shaf laki-laki, sehingga dimungkinkan munculnya fitnah.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.
(Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya, Karangan Imam An-Nawawi, hal: 679, Penerbit: Ummul Qura).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *