SUARA MINANG - Hari ini: Rabu, 25 Maret 2020

Menu

Anjuran Menyambung Syaf

  Dibaca : 11 kali
Anjuran Menyambung Syaf

Tausiyah Singkat Lima Menit (TASLIM)

Oleh: Yobana Samial
(Lembaga Surau Indonesia)

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

Dari Ibnu Umar Ra, Rasulullah Saw bersabda: “Tegakkanlah shaf-shaf, sejajarkanlah antara pundak-pundak, tutuplah celah-celah dan lemah lembutlah terhadap kedua tangan saudara kalian dan janganlah kalian membiarkan celah-celah itu untuk setan. Barang siapa yang menyambung shaf, maka Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa memutuskan shaf, maka Allah akan memutusnya.” (HR. Abu Dawud: 666, dengan sanad shahih).

Dalam hadits terdapat anjuran untuk menyambung shaf dan menyempurnakannya, serta larangan memutusnya. Dalam menyambung shaf dan menyempurnakan itu, diperintahkan berlemah lembut terhadap jama’ah yang disamping kiri dan kanan, yaitu maju dan mundur jama’ah untuk menyamakan shaf, karena adanya persentuhan fisik (badan) sebagaimana Rasulullah Saw bersabda: “Dan lemah lembutlah terhadap kedua tangan saudara kalian.”

Adakalanya, diantara jama’ah keberatan dalam menyambung (menyamakan) shaf. Kenapa demikian? Karena, ia tidak ada ilmunya dalam persoalan itu. Ia lebih senang shaf yang tidak menyambung. Malahan, sampai menegur jama’ah yang ingin menyambungkan itu.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.
(Sumber: Buku Riyadhus Shalihin & Penjelasannya, Karangan Imam An-Nawawi, hal: 681, Penerbit: Ummul Qura).

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional