Stop Sementara, PORBI Himbau Masyarakat Patuhi Maklumat Kapolri Tekan Penyebaran Covid-19

PIAMAN, Suara Minang – Terkait perkembangan virus mematikan Covid-19 yang semakin meluas di seluruh Indonesia, Ketua Persatuan Olah Raga Buru Babi Padang Pariaman AKBP Maymuspi, SE,MM, menghimbau kepada seluruh anggota PORBI khususnya dan masyarakat luas pada umumnya untuk mematuhi Makmulat Kapolri dan Pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona yang mematikan.

Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat guna menekan pandemi Covid-19 yang semakin meluas tersebut. “Maka, kegiatan olah raga buru babi di Kabupaten Padang Pariaman untuk sementara waktu dihentikan,” pinta Maymuspi yang berkomunikasi dengan Suara Minang Jakarta, Selasa (24/3/20) siang.

Maymuspi berharap anggota PORBI khususnya dan masyarakat pada umumnya dapat memahami musibah yang timbul dari penyebaran Covid-19 luar biasa, menyebabkan kematian bagi yang terinfeksi.

“Mudah-mudahan umat paham dan memahami tentang bahaya yang akan melanda manusia saat ini, masyasakat kita. Semoga kita semuanya terhindar dari virus corona dan secepatnya virus ini terbakar dan musnah diatas bumi Allah ini, aamiin yaa Rabbal’alamiin,” ujarnya seraya berdo’a agar masyarakat terhindar dari corona virus.

Menghadapi itu, sesuai maklumat, “agar masyarakat menyikapi maklumat dari Kapolri dan pemerintah yaitu untuk mengurangi kegiatan atau menghentikan untuk sementara kegiatan Porbi untuk menekan penyebaran virus corona,” ujarnya.

Melalui Maklumat Kapolri, seperti disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono di Jakarta Minggu (22/3), maklumat itu dikeluarkan agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona,” kata Argo.

Dalam maklumat tersebut, tambah Argo Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti, dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval hingga resepsi keluarga,” jelasnya.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Terus, agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik, namun meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi serta imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Dari sisi kebutuhan makanan, “Masyarakat diminta agar tidak melakukan pembelian atau menimbun bahan pokok, maupun kebutuhan masyarakat lainya secara berlebihan,” tegas Argo. (nyik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *