Tekan Covid-19, Pertandingan Minangkabau Cup III Ditunda

PIAMAN, Suara Minang – Turnamen sepakbola Minangkabau Cup III ditunda untuk batas waktu yang belum ditetapkan terkait upaya menekan penyebaran Virus Corona yang terus meningkat di Tanah Air.

Ketua Askab PSSI Padang Pariaman AKBP Maymuspi, SE,MM menyampaikan surat edaran Panitia Turnamen Sepakbola Minangkabau Cup III untuk menunda pelaksanaan pertandingan sepakbola di wilayah masing-masing dalam batas waktu yang belum ditentukan. Surat edaran itu dalam kaitannya dengan upaya pemerintah bersama Kapolri yang mengeluarkan maklumat untuk menekan perkembangan pandemi Virus Corona.

“Selaku Askab PSSI Padang Pariaman, sesuai himbau pemerintah, Maklumat Kapolri dan berbagai pihak untuk menekan perkembangan Virus Corona khususnya di wilayah Padang Pariaman, saya menghimbau, meminta kepada masyarakat sepakbola untuk mematuhi himbauan ini. Kita menunda laga antar tim di wilayah ini sampai waktu yang kemudian ditetapkan kembali oleh Panitia Pelaksana Turnamen Sepakbola Minangkabau Cup III 2020,” kata Maymuspi menyambung surat edaran penundaan turmamen tersebut yang diterima Suara Minang Jakarta, Selasa (24/3/20) sore.

Penundaan laga antar tim Minangkabau Cup III 2020 disampaikan Panitia Pelaksana melalui surat tertanggal 23 Maret 2020, No 05/SB-MKC-III-2020 dan ditandatangani Direktur Turnamen Yulius Dede bersama Sekretaris Panpel Minangkabau Cup III 2020 Ilhaam Arrahman Putra.

Secara tegas isi surat tersebut, “Berdasarkan keputusan pemerintah, arahan menpora Ketum PSSI dan Maklumat Kapolri No: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Kami panitia Pelaksana Turnamen Minangkabau Cup III 2020 meminta kepada Askab/askot dan Manajer Tim Kecamatan se Sumbar untuk menunda pelaksanaan Turnamen M Cup III 2020 di Zona masing-masingaskab/askot sampai batas waktu yang belum ditentukan dari Panitia Pelaksana.”

Berdasarkan surat tersebut, tambah Maymuspi diminta semua pihak memahami dan bekerjasama untuk menekan perkembangan virus corona khususnya di wilayah Padang Pariaman.

“Mari kita semua ikut membantu dengan mematuhi himbauan pemerintah bersama Kapolri agar di wilayah kita tidak berkembang dan tidak memakan korban karena Virus Corona sanga mematikan. Kita tahu, tim medis pun ikut menjadi korban serangan virus yang awalnya dari Wuhan, China lalu merebak ke berbagai negara, termasuk negara kita yang kini tengah berjuang bersama-sama saling membahu untuk menghentikan perkembangannya,” jelas Maymuspi. (Nyik)

Dibuka Maymuspi, Liga Nagari s e-Piaman di Patamuan Berlangsung Hingga Maret 2020

PIAMAN, Suara Minang – Ketua Askab PSSI Kabupaten Padang Pariaman Maymuspi membuka Liga Nagari di Patamuan. Liga diikuti tujuh klub dan berlangsung cukup lama, hampir tiga bulan yaitu sejak Jumat (15/11/19) hingga 2 Maret 2020.

“Memang cukup lama karena liga ini dilaksanakan setiap minggu hanya pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, dengan formasi kandang-tandang,” kata Maymuspi yang melakukan tendangan perdana menandai dimulainya liga di lapangan hijau KKS FC Koto Mambang Sei. Durian Kecamataan Patamuan, Jumat (15/11) sore.

Pembukaan itu dihadiri camat selain tuan rumah Kecamatan Patamuan, juga camat Padang Sago, Sei Sariak, Sintoga, para wali nagari, wali korong, serta pemuka masyarakat dan penggemar si kulit bundar di daerah sekitar.

Pada laga perdana liga nagari ini berlaga KKS FC Nagari Koto Mambang Sei Durian vs Tandikek Utara FC. Selama hampir tiga setengah bulan liga ini berlangsung di dua lapangan yakni Lapangan KKS Patamuan dan Lapangan Tandikek.

Maymuspi atau lengkapnya Kompol Maymuspi, SE MM Panungkek Dt. Maruhun Basa pada acara pembukaan menyampaikan bahwa ajang laga sepak bola yang merupakan adu kekuatan fisik membawa pesan silaturahim untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan sebagai kekuatan masyarakat. Sebelumnya, ia telah menyerahkan formulir pendaftaran kepada DPD Gerindra Padang Pariaman sebagai keikutisertaan pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Padang Pariaman 2020.

“Melalui sepak bola kita jalin silaturahmi sehingga nampak kekompakan kita ba-nagari ba-kampuang. Dengan olah raga kita menjaga dan membina kerukunan, mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga,” ujar balon bupati yang sebelumnya jelang shalat Jumat telah menyerahkan formulir pendaftaran di DPD Gerindra Padang Pariaman sebagai keikutsertaannya pada pilkada serentak 2020.

Maymuspi yang akrab disapa Epi Karuik mengatakan, melalui olahraga akan tercipta marwah kerukunan antar bernagari. Ia pun menyampaikan agar pemain menjaga sportivitas dan bertanding sebaik mungkin dengan seni olah raga yang menarik bagi penonton.

“Mari kita junjung tinggi sportifitas, kita jaga nilai-nilai marwah olah raga,” ujarnya.

Selain itu, ajang pertandingan antar nagari ini juga sebagai wadah mencari bibit pemain berbakat.

“Saya sebagai Ketua Askab PSSI Padang Pariaman selalu mengapresiasi kegiatan Liga Nagari ini guna untuk mencari embrio atlit yang handal dan berprestasi di dunia sepak bolak” tandas Epi Karuik. (Inyiak)

Ketua PTMSI Padang Pariaman St. Dedi Firmansyah, Tenis Meja Ke Depan Cukup Cerah

JAKARTA, Suara Minang – Perkembangan olah raga tenis meja Padang Pariaman dinilai menggembirakan sekali bila dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Barat. Bibit baru terus bermunculan, prestasi pun diukir dan atlit-atlit  juga dipersiapkan untuk mengikuti pendidikan sekolah khusus olah raga nasional di Ragunan. Melalui pembinaan secara terprogram ini membuat tenis meja ke depan cukup cerah.

“Kami fokus melakukan pembinaan baik dari segi organisasi tenis meja yang terus kami tumbuhkan dan pencarian bibit-bibit potensial di kampung-kampung di daerah kita. Mereka bibit alam yang punya kekuatan fisik dan mental,” kata Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Padang Pariaman St. Dedi Firmansyah dari Piaman, Selasa (5/10/19) siang berbicara melalui sambungan telepon dengan Suara Minang, Jakarta.

Dedi mengungkapkan, secara organisasi PTMSI tumbuh secara simultan di kecamatan-kecamatan. Baru dua hari lalu diselenggarakan Turnamen Terbuka Tenis Meja Pungguang Kasiak, Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumbar, sudah kelihatan bibit baru yang bakal membawa nama Piaman Laweh di pentas olah raga daerah, Pekan Olah Raga Provinsi yang akan diselenggarakan di Pasaman Barat pada 2020 dan secara nasional diantaranya ada yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kegiatan ini (Turnamen Terbuka Pungguang Kasiak) merupakan agenda rutin bulanan PTMSI Padang Pariaman. Sebelumnya diadakan di Sicincin, dan bulan depan rencananya ditiadakan untuk sementara mengingat banyaknya iven yang akan diikuti di luar daerah, seperti di Bukittinggi dan Solok,” terang Dedi.

Turnamen PTMSI Pungguang Kasiak ini, juga dilaksanakan oleh klub tenis meja yang baru berdiri sekitar tiga bulan lalu. Beberapa bulan sebelumnya, juga berdiri PTMSI Pauh Kambar. Dari perkembangan PTMSI itu, ujar Dedi, dari tahun ke tahun selalu muncul bibit baru berkat pembinaan di tingkat kecamatan bahkan hingga nagari tersebut.

Melalui pembinaan itu, tambahnya lahir bibit-bibit tenis meja dan mereka yang terbaik didorong prestasinya melalui latihan dan turnamen-turnamen yang diselenggarakan hingga di tingkat nagari tersebut. Seperti Turnamen Tenis Meja Nagari Pungguang Kasiak, Lubuk Alung, sudah terlihat bibit baru yang bakal membawa nama Piaman ke pentas olah raga tingkat provinsi maupun nasional.

“Untuk saat ini, Padang Pariaman punya pemain antara 10 hingga 15 orang pemain yang siap laga di turnamen tingkat provinsi dan nasional, sementara bila melihat daerah lain dari pertandingan sebelumnya (Porprov Dharmasraya) seperti Kota Padang paling ada 1-2 orang pemain dan Dharmasraya punya satu orang saja,’ ujarnya.

Dalam Turnamen Terbuka Tenis Meja Pungguang Kasiak, Lubuk Alung, Dedi mengemukakan, kejuaraan ini melahirkan pemenang dari Nomor Pemula (beginner) yang pesertanya tidak berpatokan pada usia tetapi pada latihan yang dijalaninya di bawah satu tahun.

“Pada kategori ini juara 1 hingga 3 masing-masing adalah, Gebi dari PTMSI Gempar Sicincin, Farel (Pungguang Kasiak) dan Farhan/Farel (Pungguang Kasiak. Kenapa Farel dan Farhan juara kembar, karena mereka tanpa semi final sehingga keduanya juara di kategori tersebut,” jelas Dedi.

Dedi mengatakan, di Nomor Pelajar, pemenangnya adalah bintangnya Padang Pariaman dalam Porprov Sumbar di Dharmasraya, juara nasional usia 15 tahun (U-15). Bahkan saat ini, Tomi Sapta Pratama yang duduk di bangku kelas 2 SMP ini menjalani pendidikan selama dua tahun di Sekolah Olah Raga Ragunan, Jakarta Selatan.

“Dalam latihan di Ragunan itu dia langsung juara nasional. Dalam beregu putra memang Sumbar kalah 2-3 dari Bali, tetapi dalam nomor perorangan putra, anak kelas 2 SMP itu membalasnya. Tomi mengalahkan atlit Bali yang sudah semester pertama di perguruan tinggi dengan skor yang sama. Sumbar kandaskan Bali dengan skor, 3-2,” beber Dedi.

Pada Kategori Umum Turnamen Pungguang Kasiak, disebutkan sang juara adalah Fitri, atlit berbakat yang bakal menggantikan posisi Tomi di perorangan.

“Dia sebagai cadangan pengganti Tomi, akan ikut tes masuk sekolah khusus olah raga nasional di Ragunan, Jakarta Selatan,” tandas Dedi.

Dengan perkembangan dan prestasi yang dicapai, menurutnya tenis meja Padang Pariaman punya masa depan yang baik. “Ke depan kita cukup cerah,” ujar Dedi. (Inyiak)

Tokoh Olah Raga Epi Karuik, Piaman Potensial Menjadi Gudang Tenis Meja Nasional

PIAMAN, Suara Minang – Tenis meja Padang Pariaman terus mengalami perkembangan dan prestasinya terus meningkat berkat pembinaan yang terprogram. Setelah menjadi gudang pemain muda berbakat di Sumbar ke depan tenis meja daerah ini bakal menjadi gudang pemain nasional.

Tokoh Olah Raga Padang Pariaman Epi Karuik menyatakan pembinaan yang dilakukan dalam pengembangan secara berkesinambungan baik dari sisi keorganisasian maupun penjaringan bibit-bibit berbakat, mampu mendongkrak prestasi dan menjadikan Piaman sebagai daerah yang potensial menjadi gudang pemain tidak saja di daerah tetapi menuju tingkat nasional.

“Karena itu, saya selalu datang pada acara-acara olah raga dan keliling kampung dalam mencari bibit baru berbakat untuk kemajuan olah raga kita. Di tenis meja bersama ketua (PTMSI Padang Pariaman) dilakukan pemantauan terhadap bibit alam di kampung-kampung. Alhamdulillah, tenis meja mengalami kemajuan pesat,” kata Epi Karuik, lengkapnya Kompol Maymuspi, SE MM Panungkek Datuak Maruhun Basa kepada Suara Minang dari Piaman, Selasa (5/10) pagi.

Epi Karuik yang hadir pada pembukaan Turnamen Tenis Meja Pungguang Kasiah, Lubuk Alung mengatakan, dalam turnamen terbuka tenis meja di Pungguang Kasiak itu sudah dapat dilihat perkembangan tenis meja di Piaman yang dapat melahirkan bibit baru dalam menghadapi porprov dan PON yang akan datang.

“Dalam momen pertandingan tenis meja ini tentunya tidak boleh disia-siakan kesempatan mencari bibit muda berbakat agar dari olah raga ini, Padang Pariaman bisa meningkatkan prestasi di tingkat Sumbar. Sebentar lagi akan digelar pekan olah raga provinsi di Pasaman Barat, kita harusnya lebih maju lagi dari sebelumnya,” pinta Epi Karuik bersemangat.

(Ketua PTMSI Padang Pariaman St. Dedi Firmansyah: Tenis Meja Padang Pariaman Terus Mengukir Prestasi, ke Depan Cukup Cerah)

Epi Karuik, atau Kompol Maymuspi, SE. MM yang kini memulai tugas baru sebagai Kanit 1 Ditreskrimum Subdit 3 Polda Sumbar mengungkapkan, pembinaan olah raga khususnya tenis meja di Padang Pariaman dilakukan sejak usia dini. Diharapkan dengan cara seperti ini, olah raga ini bisa berkembang dan membawa nama daerah baik di tingkat Sumbar maupun nasional.

“Tentang pembinaan dibidang tenis meja di Padang Pariaman ini dimulai sejak usia dini. Sebagai pembina dan mendidik anak-anak kita ikut berolah raga supaya kehadiran kita dalam membimbing anak mengenal lebih dekat olah raga ini, sehingga dirinya akan terpacu untuk maju,” ucap tokoh Padang Pariaman yang mendapat dukungan kuat untuk bertarung pada Pilkada Padang Pariaman 2020.

Ia menambahkan, anak yang maju dalam bidang yang ditekuninya itu, seperti tenis meja akan membawa harum nama keluarga, dan masyarakat dari daerah asalnya. Di sinilah diperlukannya pembinaan bagi anak-anak dari semua usia dan harapannya agar anak menjadi anak yang berguna bagi orang tua, masyarakat dan bangsanya.

“Dalam pembinaan olah raga ini maka kepribadian anak akan terbisa dan berkembang. Kelak mereka diharapkan menjadi anak yang berguna bagi ortu bangsa dan negara,” ucapnya. (Inyiak)

 

Persiapan Porprov 2020, Tendangan Perdana Epi Karuik Pembuka Kejuaraan Sepak Bola Antar Nagari

PIAMAN, Suara Minang – Tendangan perdana Ketua PSSI Padang Pariaman Maymuspi alias Epi Karuik sebagai pembukaan pertandingan sepk bola antar nagari di VII Koto ‘Lamo’. Laga kesebelasan antar nagari ini sekaligus sebagai kesempatan ‘mengintip’ pemain daerah ini menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi di Pasbar pada 2020.

“Dalam turnamen terbuka yang dilaksanakan ini, Askab PSSI Padang Pariaman sekaligus memantau pemain untuk persiapan Porprov 2020 nanti yang akan dilaksanakan di Pasbar,” kata Maymuspi dari Piaman kepada Suara Minang, Selasa pagi (21/10/19).

Berkaitan dengan itu, pembinaan sepak bola perlu menjadi perhatian secara terus menerus. Ini tidak boleh dikesampingkan, bahkan pembinaan sepak bola harus dilakukan sejak dini.

“Jadi, dalam kegiatan sepak bola ini kita sangat berharap kepada seluruh pelatih agar mampu dan mempunyai nyali untuk melahirkan pemain-pemain berbakat ketingkat professional, untuk semua itu, kita diharuskan melakukan pembinaan sejak usia dini, ujarnya.

Maymuspi yang disapa Epi Karuik mengatakan, olah raga khususnya sepak bola mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan sepak bola senantiasi harus mendapat perhatian seperti pada tingkat nagari sebagai wilayah yang punya penting di Minangkabau, maka kejuaraan tingkat nagari di VII Koto ‘Lamo’ (wilayah VII Koto sebelum pemekaran) yang tengah berlaga.

“Melalui sepak bola kito mancari dunsanak dan menjalin hubungan silaturahmi sasamo  nagari yang ado di Kecamatan VII Koto Lamo, sahinggo terjadi kekompakan persatuan dan kesatuan yang kokoh,” ujar Epi Karuik.

Lelaki yang mendekati masa pensiuan di Polda Sumbar dan mendapat dukungan kuat untuk maju pada Pilkada Padang Pariaman 2020 menambahkan, bagi kalangan remaja sepak bola dapat menghindari mereka dari perbuatan negatif.

“Melalui olah raga, khususnya sepak bola ini untuk menghindari remaja atau pemuda dari perbuatan negatif yang dapat merusak generasi muda kita, misalnya narkoba, bahwa barang haram itu telah masuk kesemua pelosok,” ucap Epi Karuik yang juga ketua Persatuan Olah Raga Buru Babi (PORBI) Padang Pariaman.

Lalu, kata pehobi olah raga ini, untuk mencegak pemuda dan remaja dari perbuatan negatif seperti narkoba ini diperlukan kerjasama semua pihak.

”Nah, untuk seluruh masyarakat dan pemuka masyarakat harus punya keberanian dalam memberantas narkoba dan hal negatif lainnya bagi remaja. Selain itu, masyarakat juga diharapkan bias melaporkan kepada pihak yang berwajib/polisi,  karena tanpa bantuan dari masyarakat atau kerjasama dari masyarakat, kecil kemungkinan polisi untuk menangkap mereka pelaku narkoba. Tentu, dengan kebersamaan, kita bisa memerangi semua hal yang akan menimbulkan merugikan bagi generasi muda dan kampung halaman yang kita cintai ini,” terang Epi Karuik.

Pembukaan laga sepak bola antar nagari di Lapangan Sepak Bola Balah Aie Utara, Kecamatan VII Koto, Kabupaten  Padang Pariaman, Sumbar dihadiri camat, wali nagari dan pemuka masyarakat setempat. (Inyiak)