Dimulai, Pembangunan Panti Asuh Yatim Miskin Al-Maarij Sungai Limau

PIAMAN, Suara Minang – Pembangunan Panti Asuh Yatim Miskin Al-Maarij Padang Bintungan, Sungai Limau Padang Pariaman sudah dimulai. Peletakan batu pertama Sabtu (30/11) pagi dilaksanakan dalam suasana mentari pagi yang cerah sembari melengkapi material yang diperlukan.

Ketua Pembangunan Panti Asuh Yatim Miskin Al-Maarij Amir Azli  dari Padang Bintungan, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman melaporkan, pembangunan ditandai peletakan batu pertama oleh ketua Yayasan Al-Maarij AS Edi.

“Pengerjaannya dilakukan oleh tukang yang dibayar, bukan dengan gotong royong,” kata Amir Azli, menambahkan pimpinan Panti Asuh adalah Rikhal Idham Syah. Panti dilengkapi asrama putera, dengan ukuran 6 x 6 meter.

Pembagunan Panti Asuh Al-Marij dimulai dengan biaya berasal dari sumbangan masyarakat dari ranah dan rantau serta beberapa donatur, hingga saat dimulainya pembangunan itu mencapai lebih dari Rp 11 juta.

“Sumbangan yang masuk sudah mencapai Rp 11.756.570, per hari ini, Sabtu (30/11/19). Sumbangn itu sudah dibelikan untuk kebutuhan material yaitu besi berbagai ukuran yang akan digunakan untuk pembuatan fondasi dan tiang beton. Lainnya untuk beli kayu, bata dan semen,” bebernya.

Pembangunan lain yang berlangsung adalah, mushalla yang sudah selesai dengan konstruksi tiga lantai, dan diantaranya terbengkalai dua lokal ruang kelas SD-IT, konstrukti lantai tiga dan satu unit asrama putera, rumah guru tahfiz asrama putra siswa tahfiz.

“Saat ini dimulai pembangunan asrama panti asuh yatim miskin semi permanen ukuran 5,3 x 15 meter. Semua berkat partisipasi ranah dan rantau,” kata Amir Azli.

Berapa biaya total hingga selesai pembangunnya, masih bisa berubah dan kata Amir diminta perhatian dunsanak di ranah dan rantau agar pembangunan Panti Al Maarij bisa cepat diselesaikan. (Inyiak)

Epi Karuik Goro Bersama Masyarakat Koto Padang Membangun Jalan Lingkungan

PIAMAN,  Suara Minang – Epi Karuik menghadiri dan ikut dalam kegiatan gotong royong membangun pengerasan jalan yang dilakukan oleh warga secara swadaya di Korong Koto Padang,  Nagari Sikucue Barat,  Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, Sumbar.

“Saya ikut kegiatan warga Koto Padang membangun, melakukan pengerasan jalan dengan pengecoran. Jalan ini kebutuhan masyarakat yang akan membantu baik sebagai sarana transportasi maupun untuk memperlancar kegiatan ekonomi setempat,” kata Epi Karuik yang memberikan informasi dari Piaman kepada Suara Minang, Senin (28/10) pagi.

Kedatangan Epi Karuik atau lengkapnya Kompol Maymuspi, SE.MM, Panungkek Dt. Maruhun Basa ke lokasi pembangunan jalan sepanjang 1.200 meter pada hari Minggu (27/10) itu mendapat perhatian dari warga setempat. Seperti disampaikannya, mereka antusias melakukan gotong royong diiringi guyonan menyegarkan sehingga seperti tidak terasa pekerjaan selesai.

“Memang Pi (sebutan dirinya) senang datang berkumpul sama masyarakat yang melakukan kegiatan, apalagi ini pembangunan jalan yang penting kegunaannya bagi masyarakat. Di samping bersilaturahim mempererat persaudaraan, Pi ikut kegiatannya dan rupanya kedatangan Pi memberi semangat bagi mereka dalam bekerja,” ujar Epi yang memastikan ikut laga pilkada Padang Pariaman 2020.

Pada kesempatan lain di hari Minggu, kata Epi Karuik, ada kegiatan lain yang diikutinya di Ulakan. Ada kegiatan keagamaan yaitu maulid Nabi Saw di Surau Rawang, Tapakih, Ulakan.

“Pi hari Minggu itu juga datang ke tempat acara Maulid Nabi Saw di Surau Rawang. Alhadulillah semua berjalan lancar dan kegiatan masyarakat bisa diikuti, sehingga mereka senang kita bertemu dalam kegiatan mereka,” kata Epi Karuik. (Inyiak)

Pai Basapa Basamo Naiak Oto Perai, Majelis Taklim Do’akan Epi Karuik Menjadi Bupati Piaman

PIAMAN, Suara Minang – Majelis taklim yang mengikuti acara Basapa atau bersyafar ke Kompleks Makam Masjid Syekh Burhanuddin di Ulakan mendoakan Epi Karuik sukses menjadi Bupati Padang Pariaman (Piaman) pada pemilu serentak tahun depan.

Majelis Taklim dari Nagari Anduriang Kecamatan 2×11 Kayutanam Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman (Piaman) berangkat naiak oto perai pai Basapa itu atas fasilitas dari tokoh Piaman Epi Karuik atau lengkapnya Kompol Maymuspi, SE.MM, Panungkek Datuak Maruhun Basa yang dijagokan pada helat pemilihan kepada daerah secara nasional pada 2020.

“Kami senang kegiatan kami difasilitasi, ini pertama kalinya calon Bupati yang mau memfasilitasi acara Basapa ini. Semoga Pak Epi tercapai keinginannya (menjadi Bupati Piaman), aamiin,” ungkap Tuangku Naro selaku ketua Alek Atik Nan Panjang Nagari Anduring, Kayu Tanam, yang mengikuti acara Basapa di Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman sejak 16 Oktober hingga 26 Oktober 2019.

Alek Atik Nan Panjang atau kelompok berzikir (Badikie) di Nagari Anduriang mengemukakan rasa syukur karena kegiatan mereka menjadi lebih terorganisir ketimbang berangkat sendiri-sendiri pai Basapa.

“Benar, kami bersyukur sekali dengan keberangkatan secara bersama ini seperti orang pergi naik haji ke Makkah, alhamdulillah,” ucap Tuangku Naro.

Angggota pengajian yang terdiri puluhan anggota Majelis Taklim ini didominasi oleh kaum Ibu. Mereka berterima kasih atas fasilitas tersebut. “Terima kasih Pak Epi, kami do’akan Pak Epi selalu sukses,” timpal seorang ibu anggota majelis taklim.

Dijelaskan, Kegiatan Religius Basapa 1441H berlangsung selama sepuluh hari pada bulan Syafar dalam hitungan Tahun Hijriyah, yang jatuh pada tanggal 16-26 Oktober 2019 Masehi di Kompleks Makam Masjid Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis, diikuti ribuan bahkan mencapai jutaan orang dari Padang Pariaman dan daerah lainnya di Sumbar hingga Riau, Jambi maupun Bengkulu. Kegiatan ini makin meriah karena sudah menjadi obyek wisata religi di Padang Pariaman. Wisatawan berdatangan ke Kompleks Masjid Syekh Burhanuddin sebagai masjid bersejarah dalam pengembangan agama Islam di Minangkabau.

Prosesi Budaya Religi Basapa (Bershafar) ini merupakan obyek wisata religi yang semakin diminati wisatawan. Momen tahunan yang berlangsung selama 10 hari dilaksanakan dalam tiga tingkatan yaitu dikenal dengan sebutan, Basapa Gadang, Basapa Ketek dan Basapa Buya Tuangku Shaliah.

Moment sakral Basapa menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan pengajian dan masyakat umum membuat Padang Pariaman kedatangan ‘tamu’ yang luar biasa banyaknya, setelah acara tahunan lain yaitu Tabuik.

“Tidak kurang sekitar dua juta pengunjung berseliweran selama prosesi Basapa ini, jejeran kendaraan dan tumpah ruahnya pengunjung menjadi bukti bahwa betapa tradisi religi ini menjadi magnet bagi Padang Pariaman sebagai daerah tujuan wisata,” kata Epi Karuik.

Momen spesial ini seperti ini, menjadi lebih berarti, kata seorang majelis taklim yang ikut Basapa karena adanya keinginan kuat warga masyarakat mendukung kandidat Bupati Padang Pariaman 2020-2025 Kompol Maymuspi SE MM atau Epi Karuik.

“Dengan disediakannya transportasi Basapa secara gratis, kami naik bus yang dipasang foto dan ucapan Selamat Basapa dari Maymuspi, bus kami menjadi salah satu bus yang membelah jalanan di tengah tumpah ruahnya pengunjung Basapa,” ucapnya.

Menurut Tuangku Naro, Maymuspi serius dalam menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Padang Pariaman. “Apalagi selaku orang yang dibesarkan di lingkungan pendidikan, putera seorang guru ini dari kecilnya selalu akrab dengan budaya, tidak salah bila masyarakat kaumnya Sikumbang menyematkan gelar adat kepada beliau selaku Panungkek Datuak Maruhun Basa,” ucapnya. (Inyiak)

Persiapan Porprov 2020, Tendangan Perdana Epi Karuik Pembuka Kejuaraan Sepak Bola Antar Nagari

PIAMAN, Suara Minang – Tendangan perdana Ketua PSSI Padang Pariaman Maymuspi alias Epi Karuik sebagai pembukaan pertandingan sepk bola antar nagari di VII Koto ‘Lamo’. Laga kesebelasan antar nagari ini sekaligus sebagai kesempatan ‘mengintip’ pemain daerah ini menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi di Pasbar pada 2020.

“Dalam turnamen terbuka yang dilaksanakan ini, Askab PSSI Padang Pariaman sekaligus memantau pemain untuk persiapan Porprov 2020 nanti yang akan dilaksanakan di Pasbar,” kata Maymuspi dari Piaman kepada Suara Minang, Selasa pagi (21/10/19).

Berkaitan dengan itu, pembinaan sepak bola perlu menjadi perhatian secara terus menerus. Ini tidak boleh dikesampingkan, bahkan pembinaan sepak bola harus dilakukan sejak dini.

“Jadi, dalam kegiatan sepak bola ini kita sangat berharap kepada seluruh pelatih agar mampu dan mempunyai nyali untuk melahirkan pemain-pemain berbakat ketingkat professional, untuk semua itu, kita diharuskan melakukan pembinaan sejak usia dini, ujarnya.

Maymuspi yang disapa Epi Karuik mengatakan, olah raga khususnya sepak bola mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan sepak bola senantiasi harus mendapat perhatian seperti pada tingkat nagari sebagai wilayah yang punya penting di Minangkabau, maka kejuaraan tingkat nagari di VII Koto ‘Lamo’ (wilayah VII Koto sebelum pemekaran) yang tengah berlaga.

“Melalui sepak bola kito mancari dunsanak dan menjalin hubungan silaturahmi sasamo  nagari yang ado di Kecamatan VII Koto Lamo, sahinggo terjadi kekompakan persatuan dan kesatuan yang kokoh,” ujar Epi Karuik.

Lelaki yang mendekati masa pensiuan di Polda Sumbar dan mendapat dukungan kuat untuk maju pada Pilkada Padang Pariaman 2020 menambahkan, bagi kalangan remaja sepak bola dapat menghindari mereka dari perbuatan negatif.

“Melalui olah raga, khususnya sepak bola ini untuk menghindari remaja atau pemuda dari perbuatan negatif yang dapat merusak generasi muda kita, misalnya narkoba, bahwa barang haram itu telah masuk kesemua pelosok,” ucap Epi Karuik yang juga ketua Persatuan Olah Raga Buru Babi (PORBI) Padang Pariaman.

Lalu, kata pehobi olah raga ini, untuk mencegak pemuda dan remaja dari perbuatan negatif seperti narkoba ini diperlukan kerjasama semua pihak.

”Nah, untuk seluruh masyarakat dan pemuka masyarakat harus punya keberanian dalam memberantas narkoba dan hal negatif lainnya bagi remaja. Selain itu, masyarakat juga diharapkan bias melaporkan kepada pihak yang berwajib/polisi,  karena tanpa bantuan dari masyarakat atau kerjasama dari masyarakat, kecil kemungkinan polisi untuk menangkap mereka pelaku narkoba. Tentu, dengan kebersamaan, kita bisa memerangi semua hal yang akan menimbulkan merugikan bagi generasi muda dan kampung halaman yang kita cintai ini,” terang Epi Karuik.

Pembukaan laga sepak bola antar nagari di Lapangan Sepak Bola Balah Aie Utara, Kecamatan VII Koto, Kabupaten  Padang Pariaman, Sumbar dihadiri camat, wali nagari dan pemuka masyarakat setempat. (Inyiak)

Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumbar Kunjungi Tiga Masjid di Kota Pariaman

SUARAMINANG, PARIAMAN—Tiga tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumbar secara serentak dalam tahap awal lakukan kunjungan silaturrahmi ke tiga masjid yang ada di Kota Pariaman, Jumat (10/5).

Ketiga Masjid tersebut yakni Tim I Masjid Raya Kampung Baru diketuai oleh Wagub Sumbar Nasrul Abit didampingi Wako Pariaman Genius Umar, Tim II Masjid Al Abrar Cubadak Air diketuai KAJATI Sumbar didampingi Wawako Mardison Mahyuddin dan Masjid Taqwa Ujung Batung diketuai oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang didampingi Sekdako Indra Sakti.

Untuk Tim III sendiri, TSR Sumbar di Masjid Taqwa Ujung Batung, Sekdako Pariaman Indra Sakti, juga didampingi Unsur Muspida Pariaman dan Beberapa Kepala OPD Pemko Pariaman.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman, di Masjid Taqwa Ujung Batung mengatakan kegiatan ini merupakan sebuah jalinan silaturrahmi memperkuat antar Pemerintah Provinsi dengan Pemko Pariaman kepada masyarakat yang ada di Sumatera Barat.

” Dengan terjalinnya silaturrahmi ini, juga akan lebih memperkuat dukungan dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Sumbar ini, ” ujar Rektor UIN itu.

Nurdin, Ketua Masjid Taqwa Ujung Batung ucapkan terimakasih atas kedatangan tim ramadhan provinsi Sumbar ini yang didampingi langsung oleh Sekdako Pariaman Indra Sakti karena memang bantuan ini tak terlepas dari usaha Pemko Pariaman untuk memilih masjid ini agar dapat bantuan.

” Alhamdulillah, semoga dengan diterimanya bantuan ini dapat kita sama-sama pergunakan untuk kepentingan pembangunan masjid, dan pihak yang memberi bantuan, akan dilimpahkan pahala oleh Allah SWT, ” singkatnya.

Diakhir kunjungan, Tim tersebut serahkan bantuan senilai Rp. 20 Juta yang diserahkan secara simbolis kepada Ketua Pengurus Masjid yang disaksikan oleh Jamaah Masjid Taqwa.[]